Aceh Tengah Kehilangan Dana Otsus Rp 125 Milyar

239

Takengon, tanohgayo.com- Kabupaten Aceh Tengah tidak menerima alokasi dana otsus (DOKA) sebanyak Rp 125 Milyar pada tahun 2018. Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar saat mengunjungi Masjid Al Abrar Kebayakan, Senin (21 Mei 2018), dalam tim safari ramadhan 1439 H.

Untuk itu, Shabela tetap meminta dukungan masyarakat Kecamatan Kebayakan terhadap pemerintahan yang dipimpin Shabela-Firdaus selama lima tahun ke depan. “Kami dilantik 10 bulan setelah terpilih. Dan itu sangat berat. Kami juga hanya sedikit terlibat dalam penyusunan anggaran tahun 2018,” ungkap adik kandung dari Tagore Abubakar tersebut.

Dijelakan Shabela, meski harus kehilangan dana otsus karena ada kendala tekhnis, ia memastikan roda pembangunan dan perekonomian akan tetap berjalan. Pembangunan jalan eks KKA-Mendale juga tetap menjadi prioritas dan mungkin ada sedikit perubahan (pemindahan) jalur melewati Ujung Karang guna mendukung pembangunan situs penemuan kerangka prasejarah. Pemkab Aceh Tengah juga memprioritaskan lanjutan jalan dua jalur Paya Tumpi-Kebayakan. “Ini ada Kepala Dinas PUPR Aceh Tengah, permintaan pak Camat Kebayakan sudah dicatat,” kata Shabela.

Diungkapkannya lagi, tahun 2018 perencanaan pembangunan (jembatan) jalan pintas Kp Serule-Jamat sudah selesai dan akan dianggarkan pembangunannya. “Serule-Jamat itu hanya beberapa kilometer, disisi satu ada batu cadas dan sisi lain batu-batu, ini akan kita hubungkan (dengan jembatan) untuk memperpendek jarak,” kata Shabela.

Bupati juga menyampaikan terima kasih karena telah memberikan amanah menjadi pemimpin di Aceh Tengah. Selain meminta dukungan, Shabela meminta masyarakat Kebayakan untuk menjaga drainase, karena Kebayakan merupakan daerah kiriman air, jangan sampai terjadi banjir. “Pemkab  Aceh Tengah sudah memprioritaskan pembangunan dan perbaikan drainase kota,” pungkas Shabela Abubakar (AG/raia)