Belum Laporkan Wabup Aceh Tengah, Shabela Buka Ruang Perdamaian

357

Takengon, tanohgayo.com- Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar akhirnya keluar menemui wartawan, setelah bertemu Kapolres selama satu jam lebih, Jumat (15/5/2020).

Sebelumnya Shabela tiba di Mapolres Aceh Tengah pukul 17.00 WIB dan langsung menuju ruang kerja Kapolres AKBP. Nono Suryanto SIK. Sebelumnya diduga kedatangan Shabela untuk membuat laporan atas dugaan kasus ancaman pembunuhan terdahap diri dan keluarganya.

Pada pukul 18.16 WIB, Shabela didampingi Kapolres menyatakan belum membuat laporan atas dugaan ancaman pembunuhan yang dilayangkan Wabup Firdaus, Rabu (13/5/2020) malam.

Shabela menyatakan kedatangannya menemui Kapolres untuk urusan lain, dan terkait informasi dirinya akan melaporkan Firdaus masih sekedar koordinasi dengan aparat kepolisian.

“Terkait laporan kita lihat nanti, itu karena saya merasa terancam,” kata Shabela tanpa menjelaskan kapan akan membuat laporan.

Namun Shabela menyatakan membuka ruang untuk memaafkan Wakil Bupati Aceh Tengah apabila ada itikad baik dan bersedia dimediasi.
“Kalau ada niat baik dari orang itu (Firdaus),” kata Shabela.

Sementara Kapolres Aceh Tengah menyatakan pihak kepolisian tidak melarang Bupati Shabela untuk membuat laporan atas kasus yang sedang dialaminya.

“Saya mewakili Forkopimda menyampaikan bahwa lebih baik ada perdamaian. Jalan baik itu bukan hanya melalui jalur hukum. Kita akan cari jalan terbaik,” kata Kapolres.

Jelas Kapolres, kepolisian tidak bisa melarang bupati melaporkan kasusnya, karena itu hak warga negara. Namun pihaknya bersama Forkopimda akan mencari jalan terbaik.

Kapolres mengungkapkan dirinya sejak kasus mencuat ke publik, sudah menemui Wabup Firdaus. Dan dari rekan Forkopimda, Kapolres mendapat kabar bahwa wakil bupati Aceh Tengah bersedia berdamai. “Bukan ke saya disampaikan tapi dari rekan Forkopimda lainnya, bahwa ada bahasa dari pak wakil menyatakan ingin damai,” ungkap Kapolres AKBP Nono Suryanto SIK. (Wyra)