Cemeti Tumpul Si Pendosa

By tanohgayo.com 16 Jun 2016, 17:11:15 WIBpuisi

 Cemeti Tumpul Si Pendosa

Aku dilahirkan di negeri para raja
Diantara si pendosa dan penebar cahaya agama
Hukum syariat berdamping adat membasuh jiwa
Menyapu tumpukan debu, membasmi luka derita lara

Tapi sayang, anganku terbang gersang melayang
Menangis meratap di sela megahnya keadilan
si pendosa tertawa girang
Sebab cemeti tumpul yang tak lagi bertuan

Aku dilahirkan di negeri para raja
Diantara si pendosa dan orang penebar pahala
Sikecil meraung sedang sisulung senyum tertawa
Entahlah!... mungkin semua itu hanya pikiran naif hamba sahaya

Raga dan jiwa telah lama didera
Berdiri kaku menyesali diri di tangan penghulu penerima titah dewa-dewi
Kini jiwanya berontak, ketika cemeti raja tak lagi bersuara, terpecah ombak durjana
Meratap, meraung mencari arti kebenaran yang kian ironi

Oleh: Irwandi MN (Aktif menulis di Media Hr Waspada Medan. Tinggal di Aceh Tengah. Hobby catur dan meraih gelar Master Nasional (MN) tahun 2002 di Bandung).

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook