Humpuss Group Tunjukkan Niat Serius untuk Investasi Pabrik Gula di Aceh Tengah

By masteradmin 14 Mei 2017, 23:09:19 WIBekonomi

Humpuss Group Tunjukkan Niat Serius untuk Investasi Pabrik Gula di Aceh Tengah

Takengon- Niat serius ditunjukkan pihak Humpuss Group melalui anak perusahaan PT. Puteri Satu 7 untuk berinvestasi mendirikan pabrik gula di Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah. 

Hal tersebut terlihat dalam kurun waktu dua minggu perwakilan perusahaan milik Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) itu sudah datang berkunjung dan melihat langsung lokasi perkebunan tebu di Aceh Tengah, Minggu 14 Mei 2017. 

Bahkan, Direktur Utama PT. Puteri Satu 7, Ifachrul Madin masuk dalam rombongan tujuh orang perwakilan Humpuss Group yang datang. Sementara yang lain turut serta Direktur Produksi Yoze Rizal, Direktur Operasional Tejo Subagio, serta pihak distributor Nina Krisnawati, Yanti Lamando, Rita Priatna dan Indirayani Kostiningtyas.

Ditanya tentang keseriusan Humpuss Group untuk mendirikan pabrik gula di Aceh Tengah, Ifachrul mengatakan potensi luas tanaman tebu yang saat ini tersedia sangat mungkin untuk operasional pabrik gula. 

"Setelah kami melihat kondisi lapangan, potensi perkebunan tebu di Aceh Tengah sangat dimungkinkan untuk inventasi, ditambah dengan luasnya tanaman tebu yang ada sementara juga belum ada pabrik gula disini, " ungkap Ifachrul. 

Tidak hanya berbicara pabrik, Ifachrul juga menyinggung turunan dari produksi gula yang sangat banyak, diantaranya sisa produksi juga bisa manfaatkan untuk pakan ternak, sehingga dampaknya sangat besar bagi perekonomian masyarakat di kawasan tersebut. 

"Berikutnya kami akan kirim konsultan dan secara bertahap akan merealisasikan pendirian pabrik gula," ujar Ifachrul. 

Semantara Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin disela pertemuan dengan perwakilan Humpuss Group tersebut mengatakan pihaknya sangat terbuka dengan perusahaan mana saja yang ingin serius berinvestasi di Aceh Tengah. 

"Tentu kita mendukung investasi di daerah dengan tetap mendapat jaminan adanya kemitraan yang baik antara perusahaan dengan pemerintah daerah dan perusahaan dengan masyarakat atau petani sebagai penyuplai bahan baku produksi, " demikian Nasaruddin. (MK)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook