Kesbangpol Aceh Gelar Dialog Kewaspadaan Nasional di Takengon

By tanohgayonews 06 Sep 2017, 14:12:06 WIBBerita

Kesbangpol Aceh Gelar Dialog Kewaspadaan Nasional di Takengon

TANOHGAYO.COM, Takengon - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh berkerjasama dengan Kantor Kesbangpol Aceh Tengah menggelar forum dialog kewaspadan nasional angkatan pertama di Takengon, Aceh Tengah, Rabu (6/9).

Ujar Kepala Kantor Kesbangpol Aceh Tengah, Munawardi Ridha SH kegiatan itu untuk mengetahui efektifitas penanganan konflik, mencegah masuknya paham radikal dan penguatan kerukunan beragama yang telah dilakukan selama ini.

“Kegiatan ini diikuti 80 orang peserta dari berbagai komponen masyarakat diantaranya tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama dan beberapa unsur organisasi kemasyarakatan,” kata Ridha.

Lain itu, ditambahkan Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Aceh Drs Halim Perdana Kesuma, kegiatan dialog kewaspadaan nasional sangat strategis untuk mendorong dan menjaga tetap terbangunnya perdamaian di Aceh.

“Kita memilih Kabupaten Aceh Tengah sebagai tempat pertama digelarnya dialog kewaspadaan nasional oleh Kesbangpol Aceh, nanti akan terus kita lakukan di kabupaten/kota lain di Aceh,” jelasnya.

Sementara Bupati Nasaruddin ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan kewaspadaan dini menjaga stabilitas nasional penting terus dilakukan mengingat wilayah NKRI begitu luas dengan beragam etnis dan agama.

“Kewaspadaan nasional memang harus selalu menjadi perhatian semua pihak, tidak boleh lengah, karena kewaspadaan nasional sangat menentukan stabilitas nasional,” sebut Nasaruddin.

Menurut Nasaruddin stabilitas nasional tidak terlepas dari situasi aman dan damai di daerah termasuk di Provinsi Aceh.

“Negara kita terdiri dari beribu pulau dengan beragam agama dan etnis, jika perbedaan ini tidak dijaga dengan baik dapat berpotensi konflik. Kita harus bersyukur Aceh sudah aman dan ini adalah rahmat Allah, kita harus tetap menjaganya,” tambahnya.

Dialog kewaspadaan dini dengan tema optimalisasi forum sebagai upaya deteksi dini, cegah konflik dan radikal serta menjaga kerukunan umat beragama itu berlangsung sehari, turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda Aceh Tengah, para camat dan kepala SKPK. (Mika)

 

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook