Penunjukkan Direktur PDAM Tirta Bengi Tidak Sesuai Mekanisme

By masteradmin 08 Sep 2017, 10:47:50 WIBBerita

Penunjukkan Direktur PDAM Tirta Bengi Tidak Sesuai Mekanisme

Redelong-Anggota Komisi C DPRK Bener Meriah mempertanyakan penunjukkan Direktur PDAM Tirta Bengi Kabupaten Bener Meriah. Protes dari anggota dewan ini mulai muncul sejak dilantiknya Direktur PDAM Tirta Bengi Tgk M Daud Albar SH, oleh Wakil Bupati Bener Meriah, Rabu (6 September 2017) kemarin.
 
"Seharusnya pemilihan dan seleksi calon Direktur PDAM dilakukan secara terbuka, ini adalah salah satu mekanismenya," ungkap Sekretaris Komisi C DPRK Bener Meriah Rizal Fahlevi, kepada sejumlah media melalui konferensi pers di ruangan Komisi C DPRK setempat, Jumat (8/9/2017).
 
Jelas Rizal, pihaknya telah mempelajari peraturan daerah tentang hal tersebut dan aturan di daerah lain tentang perekrutan direktur BUMD. Dilakukan perekrutan dengan terbuka dan melalui tes, baik uji publik dan tes masalah tehknis secara terbuka dan transparan.
 
Menurut Rizal Fahlevi, baik ketua komisi dan anggota Komisi C, tidak mengetahui proses perekrutan Direktur PDAM. Sementara salah satu tugas Komisi C ialah mengawasi tentang pembangunan, keuangan termasuk di dalamnya mengawasi perusahaan daerah yang menghasilkan sumber PAD. "Seharusnya perekrutan tersebut dibawah pengawasan Komisi C DPRK Bener Meriah. Akan tetapi tidak ada koordinasi sama sekali dari pihak eksekutif," ungkap Rizal Fahlevi.
 
DPRK Bener Meriah berharap perekrutan hingga penetapan  Direktur PDAM dilakukan  proses ulang, agar tidak menimbulkan prasangka-prasangka jelek dari masyarakat tentang kepemimpinan Kabupaten Bener Meriah yang baru. "Selama ini moto atau slogan yang didengungkan selalu pimpinan baru, semangat baru, artinya perubahan. Tetapi pada kenyataannya, masih jauh dari kenyataan," ujar Rizal Fahlevi.
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook