Rahasia "Kebal" Mahasiswa UGP Usai Ditembak 9 kali

By tgadmin 30 Nov 2013, 10:46:22 WIBseputar gayo

Rahasia "Kebal" Mahasiswa UGP Usai  Ditembak 9 kali

Takengon-TanohGayo. Walaupun tubuhnya dihujani tembakan sebanyak 9 kali, namun Reje Ferdian Musampe masih bisa berdiri dan berjalan memanggil teman untuk menolongnya

Reje merupakan mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP), ditembak oleh orang tak dikenal dilingkungan kampusnya jum'at sore (29/11/13) sekira pukul 14.45 WIB

Banyak temannya dan warga sekitar kota Takengon kaget ketika mendengar berita ada mahasiswa yang tertembak, dan lebih terkejut lagi "sang mahasiswa" ini cuma mengalami luka-luka

Lantas tidak sedikit yang mengira-ngira kenapa bisa demikian?, apakah mahasiwa ini punya ilmu kebal? Sehingga tubuhnya tidak tertembus peluru, atau ada mukzijat lain yang membuat ia tetap hidup

Semua pertanyaan tersebut akhirnya terjawab ketika dokter di Puskesmas Pegasing, tempat reje pertama sekali di rawat menemukan bagian peluru yang masih melekat ditubuh Reje. Ditambah lagi, ketika petugas kepolisian menyisir lokasi kejadian dan menemukan 2 proyektil peluru

Dari pemeriksaan medis dan proyektil yang ditemukan oleh Polisi, akhirnya disimpulkan, ternyata peluru yang menghantam tubuh Reje merupakan jenis amunisi senjata airsoft gun yang terbuat dari sejenis besi berbentuk kelereng kecil

Eri Nugroho, seorang anggota Perbakin Aceh Tengah menjelaskan Airsoft gun merupakan alat yang digunakan untuk olahraga airsoft yang menggunakan bola plastik (ball bullet) atau sejenis besi bulat dengan memanfaatkan tekanan yamg dihasilkan dari tenaga per (kokang), gas, atau elektrik.

Berdasarkan tenaga penggeraknya, menurut Eri airsoft gun terbagi menjadi tiga, yaitu spring atau tenaga tangan (kokang), gas, dan elektrik atau tenaga baterai. Peluru yang digunakan airsoft gun juga beragam ukuran dengan berat 0,12 hingga 0,3 gram. Adapun Energi yang dihasilkan airsoft gun sekitar 1-2 joule

"Airsoft gun sejenis mainan bukan senjata api. Pelurunya saja dari plastik atau besi kecil. Kalau orang kena tembak tidak bakal mati. Walaupun dari dekat, paling cuma luka sedikit," kata Eri seperti yang menimpa mahasiswa UGP.(MK)
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook