Data dan Fakta serta Inovasi adalah Sebuah Keharusan

274

Redelong, tanohgayo.com– Fakta dan data mempermudah pekerjaan sehingga dituntut lebih kreatif dan inovatif. Salah satu caranya adalah berupa inovasi yang berangkat dari ilmu pengetahuan untuk menberikan banyak manfaat kepada lembaga serta masyarakat.

“Hari ini dan kedepannya, setiap apa yang kita lakukan dan kita bicarakan harus berdasarkan fakta data,” kata Sekda Kabupaten Bener Meriah diruang kerjanya ketika dimintai tanggapannya seputar data dan inovasi dilingkungan pemerintahan Kabupaten Bener Meriah, Selasa (19/10/2021).

Data itu merupakan sekumpulan informasi atau juga keterangan yang sangat lengkap dari suatu hal yang diperoleh melalui pengamatan atau mendatangi langsung kesumbernya. Dicontohkan, berapa jumlah penduduk Bener Meriah (BPS), berapa luas lahan tanaman kopi di Bener Meriah (Dinas Pertanian dan Pangan), berapa jumlah pegawai ASN (PNS, kontrak, honor, dll) ada di BKPP. Jumlah siswa, SD, SMP sederajat (Disdik), berapa jumlah siswa SMA/SMK sederajat (Cabdin) dan seterusnya.

“Kita akan menjadi seorang pribadi yang produktif, efektif serta efisien dalam bekerja dengan memberikan hasil kerja yang maksimal, mampu menyelesaikan masalah dengan cepat, menciptakan kemudahan dan kenyamanan dalam bekerja, serta menambah wawasan, dengan data dan inovasi kita akan berani melakukan hal-hal di luar zona nyaman yang ada,” tegasnya.

Diterangkan oleh Sekda, sekarang ini hampir di semua SKPK/OPD data dan inovasi tersebut sudah tersaji dan inovasi sudah mulai berjalan.

Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil) dengan inovasinya seperti, PRK dibentuk pada tahun 2017 untuk melayani adminduk di Kampung se-Bener Meriah, SIPELING ( Si Pelayanan Keliling) Disdukcapil melakukan jemput bola terkait dengan Adminduk.

ALIB BATA (Anak Lahir Bidan Beri Akta) yang dilaunching bulan Mei 2021, DUKCAPIL MENJEMPUT IMPIAN (Identitas Administrasi Penduduk di pedalaman dan perbatasan) Dukcapail Bener Meriah melakukan pelayanan jemput bola ke wilayah-wilayah terjauh dan perbatasan.

WANI PAKAT TE (Warga Menikah Nikmati Paket KK Tercatat dan KTP Elektronik) salah satu inovasi hasil kerjasama dengan Kemenag Bener Meriah dan layanan ONLINE, ini diciptakan untuk memudahkan masyarakat kita, Drs. Haili Yoga, M. Si menjelaskan.

Inovasi di Dinas Kesehatan diantaranya, Bidan Sehati, seluruh bidan desa yang bertugas di desa dengan jumlah 232 kampung ini seluruh bidan desanya sudah menggunakan aplikasi ini untuk membantu mempermudah tugas-tugas bidan desa dalam pencatatan, pelaporan terutama tentang ibu-ibu hamil.

KASIH (Kartu Kesehatan Gigi Ibu Hamil), setiap ibu hamil di Bener Meriah agar mengetahui status kebersihan giginya dengan memeriksakannya secara berkala ke Posyandu.

GEMILANG (Gerakan Masyarakat Cinta Lingkungan) dengan tujuan agar masyarakat tidak BABS (Buang Air Besar Sembarangan), serta mengajak masyarakat mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, pengelolaan sampah dengan benar dan sebagainya.

Inovasi HP SAMSUNG (Hamil Pintar Sama-sama Untung), dimana iniovasi ini mendorong para ibu hami mengetahui haknya untuk mendapatkan yang terstandar, begitu juga dengan SKPK/OPD yang lain, seperti Inspektorat dengan Klinik Kopi.

“Dengan data kita bisa memutus dan membuktikan, apa yang ingin dan harus kita lakukan untuk mengcounter suatu prasangka atau anggapan orang, jadi data sangat memegang peranan penting, supaya kita tidak salah dalam mengambil keputusan. Dengan inovasi kita akan terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dengan mudah, cepat, praktis, ekonomis apalagi dierah digital saat ini, “ pungkas Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si.  (SP/Ag)