ILO-AJI Gelar Kompetisi Media Isu Keselamatan dan Kesehatan Kerja

747
Abdul Hakim, Manajer Proyek ILO untuk Meningkatkan Pencegahan COVID-19 di dan melalui Tempat Kerja/dok AJI

Jakarta, tanohgayo.com– Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), melalui proyek Peningkatan Pencegahan COVID-19 di dan melalui Tempat Kerja, berkolaborasi dengan AJI Indonesia menggelar kompetisi dan penghargaan media untuk kriteria pemberitaan dan foto jurnalistik terkait isu keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kegiatan ini terbuka bagi jurnalis yang bekerja di berbagai pelantar media dan jurnalis lepas seluruh Indonesia di bawah tema: “Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Masa Pandemi COVID-19”.

Kemitraan RI-Jepang

Acara peluncuran kompetisi dan penghargaan jurnalistik ini diresmikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Perwakilan dari Kedutaan Jepang Kazuhiko Shimizu pada acara konferensi pers yang digelar di Jakarta Selasa (14/12). Kompetisi ini diselenggarakan oleh proyek Pencegahan COVID-19 ILO dengan pendanaan dari Pemerintah Jepang dan bertujuan untuk meningkatkan perlindungan K3 dengan melibatkan peran serta sektor publik dan swasta dalam membangun budaya pencegahan risiko COVID-19 di tempat kerja.

Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah dan Perwakilan dari Kedutaan Jepang Kazuhiko Shimizu , Ketua AJI Indonesia Sasmito serta jajaran staf ILO pada acara konferensi pers yang digelar di Jakarta Selasa (14/12)/AJI

Acara peluncuran ini juga menandai dimulainya proses pengumpulan hasil tulisan dan foto jurnalistik yang dimulai dari tanggal 14 Desember hingga 31 Januari 2022. Pengumuman pemenang akan selenggarakan pada 15 Februari sejalan dengan peringatan Bulan K3 Nasional yang jatuh pada 12 Januari-12 Februari.

Apresiasi karya jurnalis

Kolaborasi ini merupakan wujud apresiasi terhadap kualitas pelaporan dan peliputan para pewarta dalam meliput isu K3 selama masa pandemi. Penyebaran informasi dan pemberitaan luas dan berkualitas menjadi cara yang efektif di mana masyarakat, secara bersama-sama, dapat menghindari penularan penyakit dan peka terhadap risiko serta tindakan pencegahan.

Kegiatan ini pun diharapkan semakin menggalakan budaya K3 di semua sektor usaha dan lapisan masyarakat guna memastikan terciptanya tempat kerja yang aman dan sehat, memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19 dan mewujudkan pekerjaan yang layak untuk semua.

“Kami berharap berbagai pemberitaan secara tertulis maupun foto ini dapat semakin menyadarkan pekerja, pengusaha dan masyarakat luas mengenai pentingnya budaya K3. Kesadaran ini dapat mendorong upaya membangun budaya dan ketahanan sistem manajamen K3 yang semakin tangguh dalam menghadapi berbagai krisis kesehatan di masa depan,” ujar Abdul Hakim, Manajer Proyek ILO untuk Meningkatkan Pencegahan COVID-19 di dan melalui Tempat Kerja.

Kategori kompetisi

Kategori kompetisi jurnalistik dibagi dua, yaitu kategori tulisan atau artikel (cetak dan daring) dan kategori foto. Tema besar K3 terbagi ke dalam beberapa subtema di bawah ini:

• Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan COVID-19
• Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Industri 4.0
• Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Gender
• Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Pemuda
• Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam UMKM
• Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Pembangunan Berkelanjutan
• Masa Depan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Indonesia

Sebanyak 24 karya jurnalistik yang terpilih akan diberikan penghargaan. Empat pemenang pertama dan kedua untuk kategori pemberitaan tertulis dan foto akan mendapatkan masing- masing piagam penghargaan dan uang Rp 15 juta untuk pemenang pertama dan Rp 7,5 juta untuk pemenang kedua. Sementara 20 karya jurnalistik yang masuk dalam nominasi mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp. 1,5 juta.

Karya-karya jurnalistik ini dinilai tim dewan juri yang terdiri dari para jurnalis senior dan perwakilan ILO berdasarkan kesesuaian tema, orisinalitas ide, kedalaman data dan tulisan hingga penyajian karya jurnalistik.(RL)