Home Aparatur Pemkab Aceh Tengah Anggarkan Bangun Tugu Kopi

Pemkab Aceh Tengah Anggarkan Bangun Tugu Kopi

44

Takengon, tanohgayo.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah merencanakan membangun landmark baru dengan Kopi. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang digagas Disparpora Kabupaten Aceh Tengah bertempat di ruang kerja Bupati Aceh Tengah, Jum’at (06 Maret 2020).

Ide dan gagasan pembangunan landmark tersebut diharap dapat  menambah daya tarik wisatawan ke Dataran Tinggi Gayo.

Disparpora menggandeng salah seorang konsultan dan desainer grafis, yang memaparkan landmark dengan konsep kopi dengan tampilan yang modern. 

“Hari ini kami paparkan konsep pembangunan Tugu Kopi dan ruang publik di Kota Takengon. Kita ingin mengubah tatanan wajah kota Takengon, dengan membuat landmark dengan konsep Tugu Kopi bernuansa modern,” kata Jumadil, Kadisparpora Aceh Tengah.

Dalam rencanan pembangunan itu, masih ada kendala penentuan lokasi pendirian landmark, sebab lokasi strategis yang dapat dijadikan alternatif pendirian landmark sangat minim. “Kita rencanakan di lokasi Simpang Lima, namun disana sudah ada perencanaan penataan kota sesuai sayembara oleh dinas PUPR, nanti kita sesuaikan lagi,” kata Jumadil.

Menurut Jumadil, jika tidak memungkinkan maka akan dicari lahan publik yang strategis, yang bisa memberi kenyamana kepada masyarakat. “Angaran kita sipankan Rp 500 juta, jangan ada nanti ada tugu, dan tugu lain dilokasi yang sama,” katanya.

Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar didampingi jajaran terkait mengapresiasi ide pembangunan landmark yang ditawarkan, selain pembangunan Tugu Kopi serta kelengkapan ruang publik sebagai pendukungnya.

“Kami sangat mengapresiasi pembangunan Tugu kopi ini, kita dapat mempromosikan komoditas andalan  serta pariwisata dengan baik dan Kabupaten Aceh Tengah dapat maju bersaing dengan Daerah lainnya dibidang pariwisata,” kata Shabela.

Upaya terobosan di bidang pariwisata akan dibangun dengan konsep mencerminkan nilai budaya, sosial masyarakat dan potensi daerah. Mengangkat kopi sebagai salah satu komoditas unggulan, dengan dilengkapi sarana dan prasarana seperti, lahan parkiran, fasilitas layak anak, edukasi anak sekolah, pengunjung lanjut usia dan sanitasi yang memadai.

“Semoga nanti akan terwujud dalam pembangunan landmark tugu kopi beserta ruang publik dan fasilitas memadai di Kota Takengon, sehingga  layak dikunjungi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan,” pungkasnya. (wyra)