Pemkab Bener Meriah Launching Inovasi Alib Bata

93

Redelong, tanohgayo.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah launching inovasi Alib Bata (Anak Lahir Bidan Beri Akta) pada kegiatan sosialisasi kebijakan pencatatan sipil bagi Bidan Desa se-Bener Meriah, Kamis (27 Mei 2021) yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Bener Meriah.

“Ini merupakan salah satu inovasi yang luar biasa yang dilakukan oleh Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bener Meriah, kegiatan yang sekarang ini dilakukan akan dilaporkan pada tahun 2022, ” kata Sekda, Drs. Haili Yoya, M.Si.

Inovasi harus dibarengi dengan kinerja yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sekda juga menambahkan, saat ini dirinya tidak lagi ada mendengar keluhan dari masyarakat terkait pelayanan yang diberikan oleh Disdukcapil Bener Meriah, hanya saja kendala keterlambatan data dari reje kampung,

“Ini suatu berita yang sangat mengembirakan. Atas nama pimpinan kami mengucapkan terimakasih kepada Disdukcapil yang telah bekerja secara maksimal, kita juga mengharapkan agar SKPK lainnya dapat meniru kinerja seperti ini dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, ”ujarnya.

Program ini adalah bagaimana pelayanan publik yang diberikan kemasyarakat itu baik, cepat dan tepat sasaran, “Ini tidak lain adalah bagaimana kita memposisikan diri kita sebagai pelayan masyarakat. Saat ini pelayanan kita berada di posisi 5 besar, posisi inilah yang harus terus kita tingkatkan, caranya dengan memiliki data yang akurat, kinerja yang baik serta memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, sehingga pelayanan publik kita masuk dalam nominasi yang baik di tahun 2022, sehingga beberapa bantuan pemerintah akan diberikan kepada kita dalam bentuk program-program, inilah kinerja keras kita untuk rakyat Kabupaten Bener Meriah,” harap Haili Yoga.

Sekda menyampaikan akan melakukan pengecekan rumah Bidan Desa (Polindes), pengecekan tersebut guna memastikan apakah rumah-rumah bidan desa yang dipergunakan sebagai tempat melayani masyarakat kondisinya bersih apa tidak. “Polindes yang kami lewati dan kami lalui hampir 90 persen bagus,”sampai Sekda.

Sebelumnya Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sasmanto menyatakan inovasi Alib Bata adalah peningkatan kualitas kepada para bidan desa terkait tentang tata cara mekanisme pembuatan serta persyaratan pengurusan dokumen kependudukan, salah satunya akte kelahiran bagi anak yang baru dilahirkan pada penolong kelahiran di kampung yaitu bidan desa.

Inovasi ini dilahirkan atas dasar perintah surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 472.11/2822/Dikcapil tentang pelayanan pencatatan sipil. Dukcapil di perintahkan melakukan terobosan-terobosan baru dalam percepatan dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat termasuk dengan para bidan desa, rumah sakit, rumah bersalin.

Selain inovasi Alib Bata, Disdukcapil  dalam waktu dekat akan melaunching satu inovasi baru lainnya “Dukcapil Menjemput Impian” yang akan menyasar penduduk rentan adminduk. Diharapkan dengan adannya terobosan inovasi tersebut mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat Bener Meriah. (RL/AG)