Pemkab Bener Meriah Sampaiakan KUA PPAS

49

Redelong, tanohgayo.com-  Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyampaikan rancangan KUA APBK Tahun Anggaran 2022 yang sejalan dengan RKPD Kabupaten Bener Meriah Tahun Anggaran 2022 yang selanjutnya dibahas dan disepakati oleh pemerintah daerah dan DPRK.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas Bupati Bener Meriah Dailami pada sidang Paripurna pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2022 di ruang sidang Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bener Meriah, Kamis (12 Agustus 2021)

Plt. Bupati Dailami dalam sambutannya menyampaikan, pembahasan rancangan KUA dan PPAS APBK Tahun 2022 yang diselenggaran tersebut diharapkan dapat menghasilkan APBK Tahun Anggaran 2022 lebih efektif, efesien dan bertanggung jawab.

Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 nanti menjadi acuan dalam menyusun rancangan peraturan daerah tentang APBK Tahun Anggaran 2022, sehingga program pembangunan dapat berdaya guna dan berhasil guna, serta tepat sasaran, sehingga dapat bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Bener Meriah.

Pemerintah daerah melakukan singkronisasi kebijakan pembangunan yang dapat diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan sesuai kewenangan masing-masing berorientasikan untuk pencapaian strategi pembangunan serta pengembangan program-program percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berusaha semaksimal mungkin untuk menyusun program dan kegiatan yang sifatnya prioritas sesuai dengan kebutuhan kondisi saat ini dan kapasitas anggaran yang tersedia. Peningkatan kinerja Pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang telah diupayakan oleh segenap unsur penyelenggaraan pemerintahan, kita menyadari masih terdapat berbagai kekurangan dan kelemahan-kelemahan yang harus kita perbaiki secara bersama-sama,” demikian Plt. Bupati Bener Meriah Dailami.

Tahun 2020 dan sampai sekarang dilanda wabah Covid-19, wabah ini telah mempengaruhi tatanan sosial dan perekonomia. Banyak kegiatan–kegiatan yang tujuannya untuk pembangunan di refocusing untuk dana penanggulangan wabah Covid-19.

“Kita berharap dalam anggaran Tahun 2022 wabah ini berakhir dan anggaran kembali normal agar pembangunan yang ada di Kabupaten Bener Meriah berjalan dengan semestinya. Pada Tahun 2021, pendapatan daerah mengalami penurunan yang cukup signifikan hampir pada semua pos pendapatan karena adanya pandemi global Covid-19, sehingga dilakukan refocusing atas pendapatan daerah pada Tahun 2021. Kita sekali lagi berharap pada Tahun 2022 keadaan kembali ke normal sehingga pembangunan akan kembali berjalan dengan lancar,” Ketua DPRK Bener Meriah Muhammad Saleh. (SP/Ag)