Home Aparatur Cegah Lonjakan Covid-19, Pramuka Aceh Bantu Sosialisasi Prokes

Cegah Lonjakan Covid-19, Pramuka Aceh Bantu Sosialisasi Prokes

39
Terapkan disiplin Prokes, puluhan anggota Pramuka gelar apel reguler di Pusdiklatda Kwarda Aceh di Banda Aceh baru-baru ini/Foto.Kwarda Aceh

Banda Aceh, Tanohgayo – Puluhan anggota Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) Kwartir Daerah Aceh turut diterjunkan ke tengah masyarakat melakukan sosialisasi penerapan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) guna mencegah laju Covid-19 di 22 kabupaten kota di Aceh.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Pendidikan Pelatihan Daerah (Kapusdiklatda) Kwarda Aceh, Hermanto, SP Minggu (25/10) di Banda Aceh.

“Tetap turun lapangan, kita gelar lapangan fokus ke sekolah dan kalangan muda melalui program Pramuka Peduli sosialisasi , edukasi ke siswa dan kalangan muda tentang menerapkan Prokes cegah Covid-19, tatap muka tentu tidak disemua sekolah, disesuaikan dengan kondisi status daerah masing-masing dengan menerapkan Prokes ketat,” jelas Hermanto.

Hermanto menngatakan, selain menurunkan sejumlah personil pramuka melakukan kolaborasi lapang dengan organisasi kemanusiaan lainnya dan intansi daerah setempat.

“Penyuluhan terkait Prokes kepada kalangan muda dan siswa, kwartir cabang kabupaten kota melakukan pembagian masker dan sosialisasi kepada masyarakat, biasanya ini kolaborasi dengan PMI, dan dinas-dinas Pemda,” tambahnya.

Menurut Hermanto kontribusi anggota Pramuka ini bagian dari bentuk pengabdian kepada masyarakat dan program-program kemanusian, sesuai dengan prinsip-prinsip luhur kepanduan .

Ketua Komisi Pendidikan Parlemen Aceh (DPRA) Irawan Abdullah mengapresiasi Kwarda Provinsi melalui Pramuka Peduli membantu mencegah merebaknya pandemi Covid-19 di Aceh.

“Pramuka ini kan generasi muda, mereka identik dengan milenial, maka di lapang sosialisasi penerapan Prokes cegah Covid cocok ditujukan buat milenial. Dari milenial untuk milenial,”ungkap Irawan Abdullah.

Irawan berharap kalangan muda proaktif dan menjadi pionir dalam menerapkan prokes secara bersama-sama mencegah pandemi.

Laporan-laporan organisasi  kepanduan dunia (World Organization of Scout Movement/WOSM) dari lebih 160 negara , Indonesia memiliki anggota pramuka terbesar di dunia. Dari 109 juta anak muda RI ,  lebih 23 juta di antaranya adalah anak pramuka. (Agus Rahmad B)