Reje dan Kepala Dusun Untuk Tidak Bermain dengan Data Kemiskinan

135

Redelong, tanohgayo.com –Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Haili Yoga, M.Si meminta kepada seluruh aparatur kampung/desa  mulai dari reje dan kepala dusun untuk tidak bermain-main dengan data,  khususnya data kemiskinan yang ada di dalam wilayahnya masing-masing. Demikian disampaikan Sekda saat mengambil apel gabungan bersama Camat, Reje dalam Kecamatan Bukit di lapangan Setdakab setempat, Selasa, (4/5/2021).

Dijelaskan Sekda, kedatangan tim dari Kemendes PDTT dan Transmigrasi yang didampingi oleh Kepala Dinas PMG Provinsi Aceh guna menevaluasi Dana Desa.

Kabupaten Bener Meriah masih diposisi ke-12 sementara realisasi anggaran berada di peringkat pertama.

Sekda sangat menekankan kepada para Reje dan Kepala Dusun agar memiliki data yang valid dan akurat serta dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum apalagi kepada Allah, SWT.

Mensos telah melaporkan tentang data kemiskinan ke KPK terkait  data yang double dan tidak pernah diperbaharui dari tahun ke tahun , ini semua harus kita antisipasi dengan data yang valid di kampung masing-masing, bukan data berdasarkan kepentingan.

“Terkait dengan hal–hal semacam itu, ini adalah tanggung jawab para Kepala Dusun,” tegas Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si.

“Jangan ada data orang miskin menurut pribadi, jangan menurut tim sukses itu tidak ada, nanti bapak akan dimintai pertanggungan jawab, sampaikanlah data yang ril tidak menurut keinginan tetapi berdasarkan data yang pasti dilapangan, karena Kepala Dusun adalah garda terdepan dalam menyusun data diwilayahnya khususnya data kemiskinan,” pesan Haili Yoga.

Sambung Sekda, penegasan itu karena beberapa waktu yang lalu, Pemkab Bener Meriah pernah masih berada di peringkat 5 kabupaten termiskin di Aceh.

Sekda juga memaparkan tentang Dana Desa, Penanganan Covid-19 yang membutuhkan keterlibat semua unsur dan masyarakat serta peran aktif dari bidan desa, karena bidan desa merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan kesehatan masyarakat. (Rl/AG).