Home Aparatur WAW! Pemkab Aceh Tengah Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 Kali

WAW! Pemkab Aceh Tengah Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 Kali

23

Takengon, tanohgayo.com – Pemerintah Kabupten Aceh Tengah meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan Tahun Anggaran 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (

Penghargaan opini WTP ke-11 ini, diserahkan oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Aceh, Arif Agus  kepada Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar di Gedung Serba Guna, Kantor BPK Perwakilan Aceh, di Banda Aceh, Senin (29/6/2020).

Penghargaan  WTP Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah pertama sekali diraih Tahun 2007 yang lalu dan dapat dipertahankan sampai dengan sekarang. Hanya pada tahun 2011 dan 2013 saja Pemkab Aceh Tengah tidak bisa meraih opini WTP, namun masih berhasil mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Empat tahun berturut-turut  opini WTP berhasil diraih oleh Kabupaten Aceh Tengah yaitu tahun 2007 sampai dengan 2010, kemudian menyusul pada tahun 2012, dan opini dari Badan Pemeriksa Keuangan dengan predikat WTP ini terus bertahan dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2019.

Usai menerima penghargaan tersebut, Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar memberikan apresiasi kepada semua pihak, antara lain jajaran legislatif daerah, aparatur dan birokrasi lingkup pemerintah daerah serta segenap komponen masyarakat yang telah ikut berperan aktif sehingga opini WTP ini dapat terus dipertahankan. Menurutnya, predikat WTP ini merupakan prestasi bagi seluruh masyarakat dan pemerintah daerah kabupaten Aceh Tengah.

“Predikat WTP yang ke-11 ini dapat kita raih berkat sinergi dan kerja keras semua pihak, baik legislatif, eksekutif dan seluruh elemen masyarakat Aceh Tengah, untuk itu kami memberikan apresiasi dan  ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas peran aktif semua pihak, semoga dapat terus dipertahankan dimasa yang akan datang, dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk melakukan yang terbaik bagi daerah,” demikian Shabela. (AG)