Alokasi Anggaran Pemkab Aceh Tengah Tahun 2020: Kecamatan Kebayakan Terbanyak, Atu Lintang Terendah

124

Takengon, tanohgayo.com-Shabela Abubakar, Bupati Aceh Tengah selaku Reje Ulu Rintah menyampaikan pertangungjawaban tahun 2020 kepada rakyat, bertepatan pada Hari Jadi Kute Takengen, 17 Februari 2021.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar mengenakan pakaian serba kuning memaparkan sejumlah keberhasilan selama kurun waktu satu tahun 2020. Pada Kesempatan itu, ia juga menyampaikan alokasi anggaran fisik untuk setiap kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tengah tahun 2020.

Kecamatan Kebayakan mendapat alokasi terbanyak  Rp. 27,806,912,683 (Dua Puluh Tujuh Milyar Delapan Ratus Enam Juta Sembilan Ratus Dua Belas Ribu Enam Ratus Delapan Puluh Tiga Rupiah) dengan jumlah kegiatan 56 Paket.

Selanjutnya Kecamatan Pegasing, jumlah alokasi sebesar Rp 25,880,854,207 (Dua Puluh Lima Milyar Delapan Ratus Delapan Puluh Juta Delapan Ratus Lima Puluh Empat Ribu Dua Ratus Tujuh Rupiah) dengan jumlah 68 Paket.

Sementara alokasi terbanyak ketiga untuk Kecamatan Linge sebesar Rp 22,004,751,017 (Dua Puluh Dua Milyar Empat Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Satu Ribu Tujuh Belas Rupiah)  dengan jumlah 46 paket.

Sub total pagu per kecamatan sebesar Rp 198,078,718,086 (Seratus Sembilan Puluh Delapan Milyar Tujuh Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Delapan Belas Ribu Delapan Puluh Enam Rupiah) dengan jumlah 642 paket.

Selain itu Pemkab Aceh Tengah menganggarkan 4 paket lainnya, pemeliharaan rutin jalan dalam Kabupaten Aceh Tengah (Jl. Sp. Dedamar-Dedamar, Sp. Serule-Serule, Jl. Tensaran-Pantan Sile Dan Kp. Kuyun Uken) dengan jumlah alokasi sebesar Rp 284,098,000 (Dua Ratus Delapan Puluh Empat Juta Sembilan Puluh Delapan Ribu Rupiah).

Pemeliharaan rutin jalan dalam Kabupaten Aceh Tengah (Jl. Atu Gajah-Wihni Durin, Sp. Juli-Blang Mancung, Sp. IV Rejewali-Berawang Gajah-Sp. Kekuyang-Buge Ara-Bintang Pepara-Gegarang Berawang Dewal) dengan jumlah alokasi sebesar Rp 226,237,000 (Dua Ratus Dua Puluh Enam Juta Dua Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Rupiah).

Pemeliharaan rutin jalan dalam Kabupaten Aceh Tengah (Sp. Uning-Pantan Nangka, Sp. Kelaping-Lukup Badak-Tensaran-Pantan Sile Dan Totor Uyet-Tapak Moge) dengan jumlah alokasi sebesar Rp 378,821,000 (Tiga Ratus Tujuh Puluh Delapan Juta Delapan Ratus Dua Puluh Satu Ribu Rupiah).

Rehabilitasi sedang/berat mess Pemkab Aceh Tengah di Banda Aceh dengan jumlah alokasi sebesar Rp 185,500,000 (Seratus Delapan Puluh Lima Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

“Sehingga total pagu sebesar Rp 199,153,374,086 (Seratus Sembilan Puluh Sembilan Milyar Seratus Lima Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Delapan Puluh Enam Rupiah) dengan jumlah paket sebanyak 646 paket,” papar Shabela dihadapan berbagai elemen, unsur masyarakat Majelis Adat Gayo (MAG).

Usai menyampaikan pertangungjawaban, naskah diserahkan kepada Ketua MAG, Aspala Banta Cut.

“Pemarin Angan Kasad Ni Kami, Buge Kire E Buet Te Ku Arapso Kase, Gere Muhali Seli, Gere Mutungku Urum Mutingki, Buge Selalu Sawah Ku Munge Wan Asas, Musuket Sifet, Alang Tulung Berat Bebantu, Keramat Mupakat Urum Amanah,” kata Shabela.

 “Inile Si Lepas Kami Sawahen, Wan Peri Mestike ; Sediken “Tingkis Ulak Ku Bide”, Sediken “Sesat Ulak Ku Dene”, Murip I Kanung Edet, Mate I Kanung Bumi, Murip Benar Mate Suci. Salah Bertegah, Benar Berpapah,” tutup Shabela Abubakar. (wyra)