ATLIT JUNIOR PANJAT TEBING ACEH TENGAH JUARA SELEKDA 2020 ACEH

326

Banda Aceh, tanohgayo.com-Atlit Panjat Tebing Aceh Tengah berhasil menyabet juara 1 pada Seleksi Daerah Junior 2020 yang diikuti atlit dari 6 Kabupaten/Kota se Aceh, dilaksanakan di Venue Wall Climbing FPTI Aceh Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh pada tanggal 25-26 Desember 2020 yang dibuka oleh Ketua Umum FPTI Provinsi Aceh, Muhammad Saleh.

Sekretaris Umum Pengurus Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Aceh Tengah, Ermansyah, SE mengatakan bahwa dalam event selekda ini kita mengirimkan 4 orang atlit junior putra umur 12-14 tahun 1 orang dan umur 15-17 tahun 3 orang. Atlit junior Aceh Tengah umur 12-14 tahun atas nama Nafis Ken Aulia berhasil merebut juara 1 pada kategori Speed Klasik dan Lead nomor perorangan putra, sebut Eko Printo Tarigan pelatih FPTI Aceh Tengah yang sukses menghantar Kabupaten Asahan pada PORPROV Sumatera Utara Tahun 2018 lalu.

Selanjutnya tambah Eko Printo Tarigan, Juara 2 direbut oleh Febri Aslam Maulana dari FPTI Aceh Selatan dan Juara 3 Khairul Azzam dari FPTI Kota Banda Aceh.

Eko Printo Tarigan, menyebutkan bahwa untuk kelompok umur 15-17 Tahun Juara 1, 2 dan 3 kategori Boulder dan Lead nomor perorangan putra semua disabet oleh atlet junior Aceh Tengah, atas nama Dani Syafitra juara 1, Iqbal Hakimi juara 2 dan Surya Gusfian juara 3, sesuai lampiran Summary Provisional Result yang ditanda tangani oleh Presiden Juri Muhammady FPTI Pengprov Aceh.

“Dengan hasil yang diperoleh atlit junior tersebut dapat menjadi barometer bagi perkembangan olah raga panjat tebing Aceh Tengah dan Aceh secara umum, ” kata Ketua Harian FPTI Aceh Tengah, Zumara W. Kutarga, ST. M.Si.

Zumara mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan kerja keras atlit dan pelatih yang sudah membina sekalipun dalam kondisi keterbatasan karena pandemic covid-19 ini.

Lebih lanjut Ketua Bidang Sarana Prasarana FPTI Aceh Tengah Edi Gunawan, menambahkan bahwa saat ini atlit mengikuti latihan pada dinding yang sangat memprihatinkan, sudah keropos dan dapat membahayakan keselamatan atlit.

Menyebutkan melalui prestasi diharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah kiranya dapat memprioritaskan pembangunan dinding panjat yang terletak di Lapangan Musara Alun yang sudah tidak terawat sejak tahun 2018 lalu.

“Kami sudah 3 kali menyampaikan usulan detail gambar dan anggaran biaya pembangunan sarana panjat tebing ini kepada Pemerintah Daerah, semoga tahun ini sarana panjat tebing dapat terwujud yang berstandard Nasional untuk menghadapi event yang akan datang seperti POPNAS XVI 2020 Bangka Belitung, KEJURNAS XV FPTI 2021 di Provinsi Aceh, PRA PORA 2021, PORA 2022 di Kabupaten Pidie, PORWIL XI 2023 di Provinsi Aceh dan PON XXI 2024 di Provinsi Aceh,” terang Edi.

Pada kesempatan lainnya Ketua Umum KONI Aceh Tengah Ir. Djumhur, melalui Ketua Harian Illiyandi, SE menyatakan telah menerima usulan tersebut dan KONI telah membuat rekomendasi dukungan pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah pada anggaran tahun 2020 dan diharapkan dapat direalisasikan pembangunan sarana panjat tebit tersebut pada tahun 2021.

Illiyandi atau akrab disapa Dadong ini menyatakan, akan menelusuri kembali usulan tersebut agar segera diprioritaskan pembangunannya pada tahun 2021, mengingat panjat tebing salah satu cabang olahraga prioritas di KONI Aceh Tengah karena selalu mendapatkan medali emas dalam setiap PORA Aceh dan melalui sarana yang lebih baik akan meningkatkan prestasi pada event-event yang akan datang.