Home Aparatur Dukung Pembangunan Dayah, Bupati Shabela Kembali Kunjungi Kemukiman Pamar

Dukung Pembangunan Dayah, Bupati Shabela Kembali Kunjungi Kemukiman Pamar

68

Takengon, tanohgayo.com – Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar meninjau sekaligus memberikan bantuan pembangunan Dayah Bustanul Fata, Kemukiman Pamar Kecamatan Rusip Antara, Minggu (07/02/2021).

Dalam kesempatan tersebut Bupati menekankan pentingnya pendidikan sebagai modal untuk membangun kawasan paling Barat Kabupaten Aceh Tengah tersebut. “Saat ini infrastruktur jalan sudah baik, dari Kemukiman Pamar ke ibukota kabupaten bisa ditempuh sekitar 3-4 jam, selain itu sarana irigasi untuk mengairi pertanian juga sudah cukup memadai, namun akan kita tambah lagi,” kata Shabela.

Tersedia infrastruktur ini menurut Shabela harus didukung dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia berupa sarana pendidikan yang baik dan mudah dijangkau. “Nanti kita upayakan agar ada SMA di sini, walaupun kelas jauh, kita minta Gubernur untuk membantu karena untuk SMA kewenangannya ada di Provinsi,” lanjutnya.

Terkait pembangunan dayah yang refresentatif, Shabela menyatakan akan mendukung, sebab kehadiran dayah diharapkan dapat membantu peningkatan pengetahuan keagamaan dan pendidikan umum di Kemukiman Pamar. “Pemerintah Daerah akan terus mendukung kelanjutan pembangunan dayah ini. Namun masyarakat juga harus bersama kami. Jangan nantinya pembangunan dayah ini sia-sia, masyarakat harus semangat dan harus konsisten,” tegas Shabela.

Dalam kesempatan tersebut Shabela menyerahkan sejumlah bantuan antara lain berupa uang tunai, 186 lembar seng, sejumlah peralatan olahraga dan kitab suci Al-Qur’an. “Nanti akan kami sampaikan 150 sak semen dan 150 lembar seng bantuan dari beberapa dinas, kirimkan juga proposal baik kepada kami maupun ke pihak Provinsi,” pungkasnya.

Pembangunan dayah tersebut digagas sejak tahun 2018. Saat ini jumlah santri lebih kurang 90 an orang. “Dayah ini sudah berjalan sejak tahun 2018, dengan memanfaatkan mushala dan balai pengajian sebagai lokasi belajar. Kami mengharapkan adanya bangunan dayah sehingga dapat menjadi tempat belajar anak-anak baik mengaji maupun ilmu umum,” ungkap Pimpinan Dayah Tengku Daud. (sp)