IKASI Aceh Gelar Raker, Susun Program Kerja 2021-2022

277
Sekum KONI Aceh M. Nasir, SIP, MPA

Banda Aceh – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Aceh menggelar Rapat kerja (Raker) yang salah satu agenda utamanya adalah penyusunan program kerja tahun 2021-2022. “Raker kali ini diikuti oleh 34 peserta dari 17 Pengcab kabupaten/kota se-Aceh,” kata Husaini, Ketua Panitia Raker IKASI Aceh tahun 2021. Raker yang rutin yang dilaksanakan tiap tahunnya tersebut, diselenggarakan di Banda Aceh pada 27 Maret 2021, dibuka oleh Wakil Ketua II KONI Aceh Drs. Bahctiar Hasan, M.Pd.

Ketua Umum IKASI Aceh, M. Nasir, SIP, MPA menyebutkan, Raker kali ini membahas dan menetapkan beberapa program kerja, diantaranya pelaksanaan Pelatda bagi atlet yang tengah dipersiapkan untuk PON Papua tahun 2021, rencana pelaksanaan Kejurda Kadet Junior pada September 2021, persiapan Pra-PORA 2021 dan PORA 2022, serta Coaching Clinic bagi para pelatih.

Pada kesempatan tersebut ia juga melaporkan hasil evaluasi atlet Pelatda IKASI Aceh, baik dari sisi fisik dan tehnik. “Secara keseluruhan fisik atlet selama Pelatda meningkat, teknik juga meningkat,” sebut M. Nasir.

Saat ini ada delapan orang atlet anggar Aceh yang ditengah dipersiapkan untuk merebut medali di PON Papua. Mereka ditangani oleh empat pelatih, satu diantaranya adalah pelatih nasional. “Target kita satu medali emas,” kata M. Nasir

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Aceh Drs. Bachtiar Hasan, M. Pd juga menyampaikan harapan serupa, dimana KONI Aceh memasukkan cabang anggar sebagai salah satu penyumbang medali emas bagi Kontingen Aceh di PON Papua nanti. Ia mengingatkan kembali bahwa cabang anggar Aceh pernah mencapai masa-masa gemilang. Tidak hanya di level nasional, bahkan hingga ke level internasional.

“Di antara sekian banyak cabang olahraga yang ada di Aceh, hanya ada dua cabang olahraga yang prestasinya atlet sampai ke level olimpiade, yaitu pertama adalah anggar, dan kedua angkat besi. Atlet anggar atas nama Alkindi merupakan atlet pertama tanah rencong yang sukses menembus ke Olimpiade Soul, Korea Selatan pada tahun 1988. bahkan kala itu Alkindi dijuluki sebagai raja floret Indonesia,” kata Bachtiar yang juga sesepuh olahraga Aceh.

ke depan, tambah Bahctiar, KONI Aceh berharap akan ada muncul kembali nama-nama lain dari IKASI Aceh yang akan dijuluki sebagai “Raja Anggar Indonesia”.[]