Lepas Sambut Kapolres Aceh Tengah: Habis “Embun” Terbitlah “Cahaya“  

220

Takengon, tanohgayo.com– Selama kepimpimpinan Bupati Aceh Tengah periode 2017-2022, jabatan Kapolres Aceh Tengah telah mengalami perpindahan tampuk pimpinan selama empat kali. Hal itu disampaian Bupati Shabela Abubakar dalam acara lepas sabut Kapolres, Sabtu (11 September 2021) malam.

Menindaklanjuti surat telegram nomor ST/1701/VIII/KEP2021 yang ditandatangani oleh Asisten SDM, Kapolri Irjen. Pol. Wahyu Widada tertangal 25 Agustus 2021, tentang mutasi terhadap sejumlah Perwira tinggi Polri,  Pemkab Aceh Tengah gelar lepas sambut pejabat lama AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.I.K, kepada pejabat baru AKBP Nurochman Nulhakim, S.I.K.

Saat AKBP. Mahmun Hary Sandy Sinurat, SIK mulai bertugas di Takengon, Bupati Shabela menyampaikan harapan bahwa Aceh Tengah semoga dapat menjadi lebih sejuk sesuai nama Kapolres Mahmun.

Secara berseloroh, Shabela mengatakan bahwa nama Kapolres Mahmun, dalam bahasa Gayo berarti ‘membawa embun’, dia berharap kehadiran Kapolres baru ini akan membawa kesejukan di daerah yang memang berhawa sejuk.

“Kalau dalam bahasa Gayo, Mahmun itu artinya membawa embun, mudah-mudahan kehadiran bapak Kapolres yang baru ini, dapat membawa kesejukan, iklim kondusif di daerah ini,” canda Shabela.

Bak siklus alam. Saat pagi menjelang bumi dibasahi embun pagi. Tumbuhan hijau bermandikan air embun, menyegarkan alam membawa kedamaian bagi tumbuhan, hewan dan seganap isinya.

Seiring tiap dentingan detik jarum jam, matahari pun bergerak menyinari tanaman yang tersirami air embun (Mun,Red:Gayo), seolah berkata, “bangkit dan mulailah beraktifitas”. Langit menjadi saksi semua gerak bumi dengan sinaran cahaya (Nur, Arab).

Kini AKBP Mahmun (membawa embun, Gayo)  telah beranjak meningalkan bumi Gayo, digantikan AKBP Nurochman (Nur: Cahaya, Arab).  AKBP Nurochman Nulhakim sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri, dipromosikan sebagai Kapolres Aceh Tengah, melanjutkan tugas AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, yang dipercayakan menjadi Kapolres Aceh Timur, yang juga masih dilingkungan Polda Aceh.

Dengan adanya pergantian Kapolres, Shabela berharap Kapolres baru dapat menghantarkanya hingga berakhirya masa tugas Bupati Aceh Tengah periode 2017-2022.

“Kepada Pak Sandi, di manapun bertugas semoga dapat lebih sukses, dan mudah mudahan selalu dalam lindungan Allah SWT. Untuk Pak Nurochman selamat bertugas dan mari kita bekerjasama bersama membangun daerah yang kita cintai ini,” Imbuh Shabela.

“Kesan luar biasa selama bertugas disini, rasa menyatu sebagai warga Aceh Tengah yang ramah, menambah terpesonanya saya pada hawa dingin, kekayaan alam terutama kopi, khasanah budaya dengan kain adatnya yang bagus sekali, dan banyak hal yang membuat saya dan keluarga betah berada disini. Sebenarnya masih betah kali tinggal di Aceh Tengah,” papar AKBP Sandy.

“Saya terlanjur jatuh cinta dan merasa banga menjadi Masyarakat Aceh Tengah, selanjutnya juga mohon do’a untuk kelancaran bertugas di tempat yang baru di Polres Aceh Timur,” Pungkasnya.

Selanjutnya, AKBP. Nurochman Nulhakim dalam kesempatan itu selain memperkenalkan diri, istri, anak dan keluarga berharap dapat meneruskan program lanjutan Polres Aceh Tengah untuk membangun secara bersama-sama dengan jajaran pimpinan daerah.

“Ini kali kedua saya dipercayakan bertugas di lingkungan Polda Aceh, sebelumya juga pernah di Pidie sebagai Kabagops beberapa tahun lalu, mohon dukungan semua pihak agar kami dapat kenjalankan amanah dari institusi Polri ini dengan baik,” ucap Putra kelahiran Bandung, Jawa Barat tersebut.

Diawali upacara adat penyambutan dan tepung tawar pejabat baru Kapolres Aceh Tengah, gelaran acara tesebut turut dihadiri oleh, Ketua DPRK, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Mahkamah Syariah, Ketua MPU, Sekda, Waka Polres, Pasi Ops Kodim 0106, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua Organisasi Wanita, Para pimpinan OPD, para Kabag di jajaran Sekretariat Daerah Aceh Tengah, Para Kasat dan Kabag Polres Aceh Tengah, Para Reje serta Hadirin tamu undangan lainya. (wyra)