Nyamar Jadi Pembeli, Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Tangkap 9 Tersangka Sabu

551

Takengon, tanohgayo.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tengah berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu. Proses penangkapan tersebut dilakukan dengan cara Under cover buy (Pembelian Terselubung).

“Kita sedang menjalankan program antik, dengan menggunakan metode under cover buy. Satuan reserse narkoba kita berhasil menangkap sembilan tersangka,”  ungkap Kapolres Aceh Tengah AKBP. Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK, dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (08/03/2021) di Mapolres setempat.

Satresnarkoba yang dipimpin Ipda Adam Maulana, S. Tr.K mengatakan sembilan tersangka tersebut satu diantaranya adalah wanita. Dari delapan ini ada yang pemain baru dan ada yang memang sudah pernah menjadi narapidana dalam kasus yang sama.

“Dari hasil penyidikan kita, dari sembilan ini sudah ada yang pernah menjadi narapidana, pemain lama, namun ada juga pemain baru,” ujar Adam.

Adapun sembilan tersangka tersebut diantaranya NMH (34) wanita, pekerjaan Wiraswasta asal kampung Weh Ilang Kecamatan Pegasing, MP (34) pekerjaan Tani, asal Kampung Asir-asir Kecamatan Lut Tawar, FG (22), pekerjaan Wiraswasta asal Kampung Bies Mulie, Kecamatan Bies, EW (31) pekerjaan Wiraswasta asal Kampung Burni Bies Kecamatan Silih Nara, BM (18) pekerjaan Wiraswasta asal Kampung Blang Puuk Kecamatan Beutong Ateuh Kabupaten Nagan raya, HG (43) pekerjaan Wiraswasta Kampung Kutenireje Kecamatan Lut Tawar, NMS (29) pekerjaan petani asal Kampung Mongal Kecamatan Bebesen, MH (29) pekerjaan Wiraswasta asal Kampung Kung Kecamatan Pegasing dan SP (23) pekerja Wiraswasta.

Dari ke sembilan tersangka Satresnarkoba berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak tiga ons lebih atau 332 gram, satu unit mobil merek Datsun GO, dan dua unit sepeda motor mrek Vario dan Beat.

“Terimakasih dan patut kita berikan reword kepada tim satresnarkoba yang berhasil menagkap sindikat narkoba di kabupaten yang kita cintai ini. Tidak ada tempat untuk pemakai narkoba di Aceh Tengah,” tegas Sandy. (RM)