Optimalisasi Peradilan Modern Berkelanjutan Merespon Pandemi Covid-19

87

Takengon, tanohgayo.com – Optimalisasi Peradilan Modern Berkelanjutan Merespon Pandemi Covid-19 merupakan tema dalan resepsi Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI) Ke-75.

Penetapan tema tersebut diusung untuk menggambarkan kondisi kinerja peradilan yang tetap berjalan dengan baik dan lancar ditengah pandemi Covid-19. “Situasi Covid-19 tidak selalu menjadi alasan dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Bahkan ini memberi berkah dalam mendorong kreatifitas dan inovasi dalam sistem pelayanan peradilan,” kata Ketua PN Takengon, Endi Nurindra Putra, SH, MH, Rabu (19 Agustus 2020).

Bahkan lanjutnya, situasi pandemi Covid-19 tidak selalu menjadi penghambat dalam memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan. Tapi juga memberikan berkah dalam mendorong inovasi pelayanan untuk kemajuan peradilan di daerah ini.

Dia menambahkan, semenjak pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, banyak lahir kebijakan dan aturan yang intinya memberikan kemudahan bagi para pencari keadilan setiap anak bangsa termasuk di daerah ini.

“Kini pelayanan pengadilan telah banyak yang dilakukan secara online maupun komunikasi daring, sehingga para pencari keadilan dapat memperoleh layanan tanpa harus ke gedung ini,” kata Endi.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu dia berharap kerjasama dan dukungan unsur Forkopimda dapat terus terbina guna mewujudkan Pengadilan Negeri Takengon menjadi lembaga peradilan yang modern serta bersih dari praktik korupsi dan birokrasi yang melayani.  Terutama untuk ditetapkannya Pengadilan Negeri Takengon sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar menghadiri acara Resepsi menyatakan melalui momentum itu segenap jajaran Pengadilan Negeri Takengon terus mendapat kepercayaan dari masyarakat Aceh Tengah, serta memberikan pelayanan terbaik kepada para pencari keadilan dengan rasa tulus Iklas dengan penuh tanggung jawab.

Oleh karena itu kata Shabela, sangat bijak kiranya pada Peringatan HUT Mahkamah Agung RI Ke-75 ini, dapat menjadi tonggak sejarah bagi wujudnya Pengadilan Indonesia yang modern, bersih dan berwibawa.

“Tentu saja harapan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, efisien, efektif, responsif, transparan dan akuntabel akan terus menuju ke arah yang lebih baik melalui koordinasi yang terjalin selama ini,” tambah Shabela. (AG)