PKG Turut Memeriahkan HUT Kota Takengon ke 445

40
Tanohgayo.com, Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bekerja sama dengan Dewan Adat Gayo (Degayo) menggelar Pekan Kebudayaan Gayo, selama sepekan.
Pembukaan ditandai Pemukulan Gong oleh Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, serta turut disaksikan Bupati Aceh Tengah beserta seluruh undangan dari Komunikasi Gayo Serumpun, Sabtu (19/02/22).
Direncanakan berakhir 26 Februari 2022 mendatang, dengan
Menampilkan berbagai agenda kegiatan baik hiburan, aneka lomba, suguhan seni dan atraksi budaya, seminar nasional hingga pameran peninggalan artefak dari Reje Linge.
Bupati Shabela menyatakan menyambut positif kegiatan Pekan Kebudayaan Gayo dalam rangka turut memeriahkan HUT Kota Takengon ke 445 Tahun 2022 tersebut.
“Atas nama Pemerintah Daerah, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang bertujuan untuk pelestarian dan penyampaian pesan informasi, sosialisasi dan edukasi moral kepada kita semua,” terang Shabela.
Bahwa kekayaan itu tidak hanya bebentuk benda namun ada pula yang berbentuk non benda berupa seni dan budaya yang semua itu akan terjaga dengan baik jika rasa kebersamaan dan toleransi dari keheterogenan yang hadir di dalam kehidupan keseharian kita semua,” ujarnya Bupati Aceh Tengah.
Event tersebut diharap menampilkan eksistensi budaya yang dimiliki dan dapat terpelihara dengan baik serta menjadi bagian dalam mendukung dan mengangkat kesejahteraan seluas-luasnya bagi masyarakat,
Serta kemajuan bagi daerah, namun tetap dalam bingkai kearifan lokal dan dengan terus menjunjung nilai adat serta budaya yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Gayo Takengon.
“Kita harapkan Kota Takengon di usianya yang mencapai angka 445 Tahun ini, akan dapat menjadi kota yang semakin maju dan sejahtera, tanpa meninggalkan ciri khas adat istiadat dan budaya Gayo kebanggaan kita bersama,” harap Bupati Shabela.
Sementara itu secara terpisah, dalam laporan ketua panitia  menyampaikan, ingin memulihkan dan melestarikan budaya Gayo sekaligus menjadi media informasi, serta mendorong pemulihan ekonomi bagi masyarakat.
“Melestarikan budaya Gayo, sekaligus media Informasi, memberikan edukasi, serta pemulihan ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Syukur Kobat. Ketua Panitia Pelaksana.
Pagelaran Pekan Kebudayaan Gayo 2022, diagendakan akan diisi berbagai item kegiatan seperti, Pameran peninggalan Reje Linge, Seminar Budaya dan seminar nasional, atraksi peradilan adat Gayo, Festival Tari Guel, Vocal Group Hymne Gayo, Diskusi Interaktif, Malam kesenian yang akan menyuguhkan Home Band dan Penampilan seniman Gayo, beragam tari, seni serta pertunjukan Didong. (SP/AG)