RSUD Datu Beru Takengon Ditunjuk Sebagai Rumah Sakit Rujukan Pasien Terduga dan Positif Terpapar Virus Corona

114
BUpati Aceh Tengah Shabela Abubakar didampingi Kapolres AKBP Nono Suryanti SIK dan Dandim 0106 Valyan Tatyunis.

Takengon, tanohgayo.com Pemerintah Kabupaten (pemkab) Aceh Tengah sejak tanggal 16 Maret 2020 menetapkan Status Siaga terhadap penyebaran virus corona di kabupaten ini.

Bupati Aceh Tengah menemukakan bahwa, sejauh ini telah banyak dilakukan langkah-langkah penanganan untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Aceh Tengah. Sampai dengan hari ini belum ditemukan adanya “suspect” yang diduga positif terpapar virus.

“Sampai dengan hari ini, jumlah ODP yang telah terpantau melalui RSUD Datu Beru Takengon sejumlah 9 (sembilan) orang, dengan 5 (lima) orang diantaranya telah pulang ke rumah masing-masing untuk melakukan isolasi mandiri. Artinya tinggal 4 (empat) orang lagi ODP yang masih dalam pemantauan pada RSUD Datu Beru Takengon,” katanya.

RSUD Datu Beru Takengon telah ditunjuk sebagai Rumah Sakit rujukan untuk menangani pasien terduga dan positif terpapar virus corona. Namun ruang perawatannya akan dilakukan pada Rumah Sakit Rujukan di Belang Bebangka Pegasing.

“Kita telah menyiapkan 17 ruangan rawat (ruang isolasi) pada rintisan Rumah Sakit Rujukan di Belang Bebangka. Nantinya, semua pelayanan kesehatan terkait penanganan dampak virus corona ini, akan dilakukan di tempat tersebut,” jelas Shabela.

Kepada Direktur RSUD Datu Beru Takengon diintruksikan untuk membuat ruang rawat tersebut dan harus siap dalam 1 (satu) bulan ini. (WR)