Home Seputar Gayo Bupati Ahmadi : Jernang Prospek Luar Biasa

Bupati Ahmadi : Jernang Prospek Luar Biasa

15
0

REDELONG : Bupati Kabupaten Bener Meriah Ahmadi, SE panen buah Jernang di  Kamampung Musara KM 58, Dusun Blang Bertona, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Selasa (16-1-2018)

Diselala memetik buah Jernang, Bupati Ahmadi menyampaikan, Jernang bagi warga Kecamatan Pintu Rime Gayo dan Gajah Putih bukanlah hal yang baru, namun, bagi masyarakat Kecamatan Bukit, Wih Pesam, Bandar masyarakatnya menganggab Jernang adalah hal yang baru.

“Budidaya buah Jernang merupakan prospek, atau peluang usaha bagi masyarakat yang sangat luar biasa, karena tumbuhan ini bisa ditanam tumpang sari dengan tumbuhan lainnya, seperti tanaman kopi, coklat.”kata Ahmadi sembari menunjuk kea rah pohon kopi dan coklat yang hidup berdampingan dengan pohon Jernang.

Tambah Bupati, pengakuan pemilik pohon Jernang Irman, bahwa hasil Jernang jauh lebih besar dari tanaman lainnya, “maka, insyaallah selain kopi Gayo, Kabupaten Bener Meriah akan memiliki tanaman primadona untuk kedepannya.”kata Ahmadi.

Orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu juga mengatakan, pemerintah akan mensosialisasikan budidaya Jernang kepada masyarakat di kecamatan lain, karena, kata Ahmadi, saat ini tumbuhan Jernang mayoritas masih dikembangkan di Kecamatan Pintu Rime Gayo, dan Gajah Putih, Insyaallah kita akan kembangkan di kecamatan lain seperti ini Syiah Utama dan Mesidah, untuk menjadi tabungan masyarakat.”ucap bupati.

Bupati Ahmadi menjelaskan, untuk proses panen buah Jernang, di butuhkan waktu tiga tahun, “seperti milik pak Irman yang kita panen saat ini usia tanaman Jernangnya sudah mencapai lima tahun, dengan luas kebut dua hektar, dengan sekali kutip (memanen) hapir mencapai satu ton setengah, jadi hampir Rp500 juta sekali panen, ini sangat luas biasa.”kata Bupati Bener Meriah itu.

Bupati juga berharap, mudah-mudahan masyarakat dengan melihat hasil yang diperoleh petani Jernang kita ini Pak Irman, “dan mudah – mudahan masyarakat kita dapat mengikuti jejaknya Pak Irman ini.”harap Bupati Kabupaten Bener Meriah itu.

Sementara itu Irman selaku petani Jernang dalam kesempatan itu menyampaikan, awal mula menanam buah Jernang, ada masyarakat yang menganggabnya tidak waras, karena menanam pohon duri di dalam kebun, “namun setelah tiga tahun kemudian orang tersebut kaget dengan hasil yang saya proleh dari buah Jernang ini, dan yang awalnya menyebut saya aneh, sekarang ini sudah mulai ikut-ikutan menanam Jernang.”sampainya.

Terkait pemasaran, Irman menyampaikan, untuk buah Jernang masih di jual di lokal, untuk gelondong harga perkilo Rp480 ribu. “Kalau sudah diolah kualitas nomor satu harga perkilonya mencapai Rp4 juta. Saya mengeluti budidaya ini sejak tahun 2004.”demikian Irman sang petani Jernang Bener Meriah.

Pantauan dilapangan, kegiatan panen buah Jernang tersebut turut hadir Dandim 0106 Aceh Tengah Bener Meriah Letkol (INF) Hendry Widodo, Camat Pintu Rime Gayo Iwan Pasha, SSTP, Camat Gajah Putih Ilham Abdi, SSTP, MAP, Kabag Humas Dan Protokol Setdakab Bener Meriah Sukur, S.Pd, M.Pd beserta sejumlah rombongan lainnya. (Hms)