Rakerda Dekranasda Ditutup, Aceh Tengah Stand Terbaik

248

Tanohgayo.com, Takengon – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Aceh tahun 2022 resmi ditutup, Minggu (5/6/2022) di lapangan Setdakab Aceh Tengah.

Penutupan disertai pengumuman tuan rumah Dekranasda Aceh Tahun 2023 yang akan dilaksanakan di Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan.

“Selamat kepada Aceh Selatan yang tadi secara bersama-sama dipilih sebagai tuan rumah untuk Rakerda Dekranasda tahun depan,” kata Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati.

Beberapa kabupaten sebelumnya mengajukan diri sebagai tuan rumah, seperti  Pemkot Langsa.

Namun mayoritas suara memilih Aceh Selatan untuk menjadi lokasi pelaksanaan rapat kerja tahun 2023.

Kota Langsa kemudian dipilih sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakerda tahun 2024.

“Mudah-mudahan semua hambatan yang kita alami di sini dan yang kita bahas dalam rapat kerja selama tiga hari ini bisa menjadi pembelajaran bagi daerah lain, serta bisa menjadi pengalaman tentang bagaimana menyelesaikannya,” ujar Dyah.

Lebih lanjut Dyah mengapresiasi keseriusan para pimpinan dekranasda kabupaten/kota dalam mengikuti kegiatan tersebut. Hal itu sangat bermanfaat dalam pengembangan sektor kerajinan ke depan.

Pertemuan di Takengon, ujar Dyah, dapat dimaknai sebagai ajang saling berbagi pengalaman dalam memajukan kerajinan daerah.

Ia berharap bisa menjadi pemicu semangat bagi semua untuk terus berprestasi.

Dyah juga menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah Aceh Tengah, yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada semua, para tamu yang hadir.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Tengah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dalam acara itu.

“Moment yang membahagiakan bagi kami yang secara umum bisa dikatakan sukses dalam pelaksanaan acara ini,” kata dia.

Dalam penutupan itu, panitia pelaksana juga mengumumkan Kabupaten/kota yang menjadi juara dalam beberapa kompetisi.

Pemenang gampong kerajinan terbaik, yaitu Gampong Kuala Baru Sungai, Kecamatan Kuala Baru Kecamatan Aceh Singkil dengan karyanya Kasab Sulam Emas.

Sementara Kabupaten Aceh Tengah menjadi yang terbaik dalam sajian laporan kerja tahunan Ketua Dekranasda.

Selanjutnya Aceh Besar dengan jenis produk anyaman bili menjadi juara dalam produk kerajinan unggulan. Karya yang sama juga menjadi juara dalam kategori Desain Kreatif dan Inovatif.

Stand Terbaik diberikan kepada Kabupaten Aceh Tengah.

Sementara lomba Makanan Tradisional Unggulan diberikan kepada Kota Subulussalam dengan jenis makanan aneka jagung.

Untuk produk pelestarian budaya yang terbaik adalah Nagan Raya dengan karya Tudung Saji Sulaman Benang Emas, dan Tas Bordir Aceh Utara menjadi juara dalam Produk Kerajinan Favorit. (Wyra)