Wapres: Penyelenggaraan OTDA Bentuk Pengakuan Pusat Terhadap Kemandirian Daerah

112
Foto Ilustrasi

Takengon, tanohgayo.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah memperingati Hari Otonomi Daerah XXV Tahun 2021 secara virtual melalui video conferensi, Senin (26/04/2021).

Bertindak sebagai Inspektur upacara, Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin yang dalam amanatnya mengatakan bahwa tema peringatan HUT OTDA pada tahun ini sangat tepat, inspiratif dan kontekstual yaitu “Bangun semangat kerja dan tingkatkan gotong royong dimasa pandemi covid-19, untuk masyarakat sehat, Ekonomi daerah bangkit dan Indonesia maju”.

Wapres Ma’ruf Amin juga menilai peringatan Hari Otonomi Daerah saat ini merupakan momentum yang tepat bagi segenap anak bangsa untuk melihat kembali dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah di masa yang akan datang.

“Secara filosofis kebijakan otonomi daerah dimaknai sebagai mekanisme penyelenggaraan pemerintah dengan memindahkan lokus pemerintahan dari pemerintah pusat kepada pemerintahan daerah disertai pemberian kewenangan khusus untuk mengurus dan mengatur urusan-urusan tertentu secara mandiri,” ujar Wapres dari Pendopo Rangga Hadi Negoro.

Wapres melanjutkan bahwa penyelenggaraan OTDA juga bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap kemandirian daerah guna mendekatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam rangka mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarkat.

Peringatan Hari OTDA yang seyogianya diperingati setiap tanggal 25 April itu, pada tahun ini dilaksanakan mundur satu hari agar pelaksanaan peringatannya dapat diikuti oleh seluruh pemerintah daerah pada jam dan hari kerja.

Dalam kesempatan itu, Bupati Shabela Abubakar dan jajarannya yang menyertai upacara peringatan tersebut dari ruang VIP Pendopo setempat, terlihat mengikuti rangkaian acara dengan khidmat dan seksama, hingga puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-25 Tahun 2021 berakhir. Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Subhandhy, AP., M.Si dan sejumlah Kepala SKPK serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. (SP/AG)