Anggota DPRA Bardan Sahidi Kunjungi Ponpes di Kampung Pedalaman Serule

193

Takengon, tanohgayo.com-Reses tahap tiga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Bardan Sahidi menyambangi Kampung Serule Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (6/11/2021).

Di Kampung Serule, Bardan Sahidi dan rombongan disambut langsung oleh Pimpinan Dayah Sirajuddin yakni Tgk. Syakirin, dan segenap masyarakat yang sudah berkumpul dalam satu ruangan belajar di pondok pesantren tersebut.

Pesantren tersebut sudah berdiri sekitar empat tahun yang lalu. Tgk Syakirin berharap orang-orang luar Aceh Tengah mengetahui keberadaan Pesantren. Santri terus bertambah, ada dari luar Aceh Tengah yaitu Gayo Lues, dan Pondok Baru Bener Meriah, kurang lebih sekitar 80 santri mondok di pesantren.

“Akses jalan sulit, namun kecintaan bapak terhadap pendidikan Islam di Kampung Serule sehingga bapak memilih untuk turun ke kediaman kami di pesantren Sirajuddin ini,” terang Syakirin.

Anggota DPR Aceh Bardan Sahidi menjelaskan pengertian reses tahap tiga yang sedang berjalan selanjutnya, dia berharap agar para santri dapat melaksanakan ujian secara mandiri.

Selain mendengar pendapat dari rakyat dan  menjawab sejumlah pertanyaan ia menyempatkan diri untuk meninjau proses pekerjaan 2 unit gedung yabg sedang berjalan. “Sebelum tanggal 31 Desember Tgk. Syakirin harus terima kunci, sebelum ayam jantan berkokok,” kata Bardan.

Tambah Bardan pembangunan yang sedang dilaksanakan bersumder dari dana Otsus dana tambahan migas dan berfokus pada pendidikan Aceh. “Itu untuk tahun 2021, untuk 2022 kita susun kembali,” tutup Bardan.

Bardan Sahidi juga menyerahkan sejumlah buku, alat belajar, alat olahraga dan sejumlah peralatan pesantren lainnya kepada pimpinan pesantren Sirajuddin Kampung Serule.

Dalam perjalanan pulang, Bardan Sahidi dan rombongan menyempatkan diri singgah di pesantren Azziziyah Kampung Linung Bulen Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah yang dipimpin oleh Tengku Ikhwan Taufik juga selaku Wakil Ketua Satu MPU Aceh Tengah.

Di pesantren juga terlihat sedang bekerja para tukang menyelesaikan dua unit gedung asrama dan tempat belajar. “Bardan datang membawa air penyejuk, karena selama ini kalian memegang kotak meminta sumbangan di pinggir jalan di bawah trik sinar matahari. Alhamdulillah berkat perjuangan Bardan Sahidi berjuang untuk kita disini kita bisa bangun pesantren kita kita tidak perlu lagi untuk meminta sumbangan di pinggir jalan,” jelas Ikhwan. (Kumpu Awan)