Atlet Aceh Nurul Akmal dan M Zul Ilmi Wakili Indonesia Kejuaraan Dunia Uzbekistan

232

Banda Aceh – Usai rehat selama sepekan di kampung halaman, dua lifter andalan Aceh yaitu Nurul Akmal dan M. Zul Ilmi kembali ke Jakarta untuk mengikuti Pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dalam rangka menghadapi berbagai ajang olahraga angkat besi tingkat internasional yang akan segera dihadapi ke depan.

Dalam waktu dekat, dua lifter asal Aceh yang bersatatus atlet Pelatnas Timnas Indonesia tersebut akan mengikuti Kejuaraan Dunia Angkat Besi Senior di Uzbekistan, awal Desember 2021.

Kamis 21 Oktober 2021, Ketua Harian KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar secara resmi melepas atlet peraih medali emas cabang angkat besi PON XX 2021 Papua menuju Kejuaraan Dunia Uzbekistan, di Sekretariat KONI Aceh, Banda Aceh.

Ketua Umum Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Aceh H. T. Rayuan Sukma yang mendampingi Nurul Akmal dan M. Zul Ilmi pada acara pelepasan tersebut menjelaskan, Kejuaraan Dunia di Uzbekistan tersebut merupakan rangkaian dari babak prakualifikasi menuju Olimpiade Paris tahun 2024.

“Ini merupakan yang keduakalinya mereka ke Uzbekistan, sebelumnya dalam rangka kejuaraan tingkat Asia,” kata T. Rayuan yang didampingi pelatih angkat besi Aceh Effendi Eria.

Hasil yang diraih pada Kejuaraan Dunia Uzbekistan kali ini sangat menentukan langkah Amel—sapaan akrab Nurul Akmal—dan Ilmi—sapaan akrab M. Zul Ilmi—untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Pada kejuaraan tersebut, Nurul Akmal akan turun di kelas 87+ Kg, dan M. Zul Ilmi kelas 96 Kg. Selain Kejuaraan Dunia di Uzbekistas, keduanya juga tengah dipersiapkan untuk SEA Games Vietnam 2021.

Abu Razak—sapaan H. Kamaruddin Abu Bakar meminta kepada Amel dan Ilmi untuk fokus semasa mengikuti Pelatnas di Jakarta. Amel yang berasal dari Aceh Utara dan Ilmi dari Aceh Besar, kata Abu Razak, salama ini telah mengharumkan nama Aceh baik di level nasional dan internasional.

“Di Papua kalian telah membuat torehan sejarah. Terimakasih atas capaian medali emas yang kalian persembahkan untuk Aceh di PON Papua,” kata Abu Razak.

“Tetap fokus untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Dan jangan pernah lupakan Aceh,” pesan Abu Razak.[]