Irwandi Meraih Medali Perunggu Open Turnamen Catur Aceh 2021

195
Irwandi (Foto:Ist)

Banda Aceh, tanohgayo.com– Salah satu pecatur dataran tinggi Gayo, Irwandi MN (Master Nasional) berhasil menorehkan namanya di tiga besar turnamen catur terbuka Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh tahun 2021.

Kejuaraan, Open Turnamen Catur digelar di salah satu hotel di Banda Aceh. Berlangsung sembilan pertandingan sejak tanggal 26-30 November 2021.

Irwandi MN, asal Kampung Kayu Kul, Pegasing Kabupaten Aceh Tengah mendapat nilai Pts 7, solkof 51. Di babak ke-9 ia menundukkan Ismar (Pidie). Pecatur Aceh Tengah ini meraih medali perunggu dan mengantongi hadiah Rp. 10 juta.

Sementara itu, Sarmadoli, pecatur Aceh Besar menjadi juara turnamen tersebut, setelah mengantongi nilai tertinggi 8 point skor (Pts). Sebelumnya ia ditahan remis oleh Firanda dari Aceh Tengah. Sebagai juara, ia dikalungi medali emas dan mengantongi hadiah Rp 15 juta.

Firanda yang menahan remis Sarmadoli di babak terakhir, hanya menempatkannya di posisi ke lima dengan nilai 7 Pts, Solkof 46.

Juara kedua diraih Zulkhairi (Banda Aceh) dengan nilai 7,5 Pts, solkof 49. Sebagai runner-up, Zulkhairi memperoleh medali perak dan mendapat hadiah Rp. 12 juta.

Turnamen catur terbuka itu, menyediakan hadiah dana pembinaan total Rp. 80 juta, diikuti 98 pecatur utusan dari 21 kabupaten/kota, memberikan hadiah kepada pemenang peringkat 1 hingga 30.

Kepala Seksi (Kasi) Pembibitan, Pembinaan dan Prestasi Olahraga Dispora Aceh, Muksalmina mengatakan, turnamen yang digelar ini mendukung pembinaan olahraga catur di Aceh, sehingga akan muncul banyak pecatur potensial untuk berprestasi di event yang lebih tinggi lagi mewakili Aceh.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Percasi Aceh Tengah Pijas Visara menyatakan keberhasilan Irwandi MN di Open Turnamen Catur 2021 itu patut diikuti dan menjadi motivasi bagi pecatur Aceh Tengah lainnya. Meski hanya di tiga besar, dijadikan sebagai motivasi.

“Teruslah berlatih dan jangan berpuas diri. Jadikan momentum tuk persiapan PORA 2022 tuk menorehkan sejarah yang lebih baik. Bagi para atlet tetap semangat berlatih,” pesan Pijas Visara. (wyra)