Sebanyak 21 Orang Digigit Anjing Diduga Pembawa Rabies, Ini Himbauan Dinas

135
Himbauan Dinas Pertanian Aceh Tengah terkait banyak kasus digigit nnjing diduga HPR

Tanohgayo.com, Takengon – Sebanyak 21 orang diduga digigit anjing (Hewan Pembawa Rabies) di Kabupaen Aceh Tengah. Korban dirawat di RSU DAtu Beru Takengon dan sejumlah Puskesmas.

Hal tersebut diungkapkan Kadis Pertanian Aceh Tengah melalui drh Ulfa MP kepada tanohgayo.com, Senin (28/3/2022).

Ungkap Ulfa, saat ini, sudah ada 12 orang yang dirawat di RSU Datu Beru. “Yang lainnya ada di Puskesmas Kota, Ketol dan Silihnara). Total 21 kasus,” katanya.

Jelasnya, saat ini sedang diturunkan tim ke lapangan untuk memastikan informasi apakah korban digigit oleh HPS yang sama atau tidak. “Ada informasi anjingnya sudah dibunuh. Ini akan kita cek ke lapangan,” ujarnya.

Hari ini (Senin, 28/3/2022) tim akan ke beberapa kampung tempat korban digigit anjing yang diduga HPS, antaranya Kampung Pendere, Sadong Juru Mudi, Paya Ilang  dan tempat korban digigit.

jelas Ulfa, pihaknya rutin melakukan suntik vaksinasi rabies, satu tahun sekali. Hewan yang sudah disuntik (anjing, kucing dan kera) harus kembali disuntik jika telah lebih satu tahun sejak divaksinasi.

Maraknya kasus digigit anjing saat ini, Dinas Pertanian Aceh Tengah, mengeluarkan himbauan yaitu menghimbau melaksanakan vaksinasi rutin HPR. Pemilik hewan untuk melakukan pemelihaaan secara baik dan untuk kepentingan tertentu. Anjing tidak dibiarkan lepas berkeliaran dan dirantai 2 meter.

“Bila ada kasus gigitan segera lapor kepada petugas peternakan dan kesehatan hewan Dinas Pertanian Aceh Tengah,” harap Kadis Pertanian, Nasrun Liwanza. (wyra)